Sinyal 5G Dikabarkan Bisa Menyebabkan Kanker, Benarkah?

Publish : 2019-07-22
Dilihat oleh : 58 org


Sinyal-5G-Dikabarkan-Bisa-Menyebabkan-Kanker-Benarkah

Sinyal 5G Dikabarkan Bisa Menyebabkan Kanker, Benarkah? - Jaringan 5G kini telah aktif di 6 negara besar di Inggris sejak Mei 2019. Hal tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, apakah teknologi baru ini dapat mempengaruhi kesehatan?

Seperti yang diketahui, jaringan 5G ini mengandalkan sinyal yang dikirimkan melalui gelombang radio. Gelombang radio berasal dari radiasi elektromagnetik dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator bertemu gelombang audio.

5G ini merupakan istilah untuk generasi kelima dari jaringan seluler. Dibandingkan dengan kekuatan frekuensi dari generasi sebelumnya, sinyal 5G pasti menggunakan gelombang frekuensi yang lebih tinggi sehingga bisa mengakses internet lebih cepat.

Inilah yang membuat orang orang khawatir dengan resiko dari jaringan 5G ini. Mulai dari risiko penyakit hingga risiko kanker. Pada tahun 2014, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan tidak ada efek kesehatan yang dirugkan oleh ponsel. Namun ketika Organisasi ini bekerja sama dengan Agensi Internasional Untuk Riset Kanker, mereka mengklarifikasi bahwa semua radiasi frekuensi radio mempunyai kemungkinan karsinogenik (zat pemicu kanker).

Departemen Kesehatan Amerika Serikat merilis laporan toksikologi pada 2018 yang berisi penempuan tetnagn tikus dengan kanker dijantungnya akibat radiasi frekuensi tingkat tinggi. Pernyataan itu membuat senior tampak kurang setuju. Sebab dalam studi tersebut tidak bisa dibandingkan dengan manusia karena berbeda.

“Gelombang radio yang digunakan untuk jaringan ponsel adalah non-ionisasi yang bisa menyebabkan kerusakan sel. Orang-orang khawatir apakah bisa meningkat risiko kanker, namun perlu di catat bahwa belum ada bukti yang dapat dipercaya bahwa ponsel menyebabkan masalah bagi kita,” Kata David Robert Grimes, fisikawan dan peneliti kanker.

Organisasi Kesehatan Dunia menanggapi bahwa pemasangan jaringan seluler ini sudah mendapatkan standar dari Badan Perlindungan Radiasi Non-Ionisasi.

Jadi sudah pasti bahwa frekuensi 5G ini berada di level frekuensi batas standard sehingga tidak memiliki konsekuensi yang berpengaruh pada kesehatan.



Powered by Jasper Roberts - Blog