Konsumsi jus kemasan selama 6 bulan, cewek ini bernasib tragis

Publish : 2018-10-03
Dilihat oleh : 109 org


Konsumsi-jus-kemasan-selama-6-bulan-cewek-ini-bernasib-tragis

Konsumsi jus kemasan selama 6 bulan, cewek ini bernasib tragis - Walaupun berasal dari buah yang sama, tapi mengonsumsi jus kemasan ini tidak selamanya bagus buat kesehatan. Jus kemasan tidaklah murni dari buah asli, ini dikarenakan ada juga bahan tambahan yang dapat mempengaruhi kesehatan.

Sponsored

Sering mengonsumsi jus kemasan bisa berdampak buruk untuk kesehatan, seperti hal yang dialami oleh perempuan asal Singapura bernama Titinlismawati. Alih-alih sembuh dari penyakit asam uratnya dengan mengonsumsi jus buah, tapi perempuan berusia 28 tahun ini malah meninggal dunia.

Titinlismawati menderita sakit kaki karena asam urat, ia pun mengonsumsi jus kemasan berwarna ungu yang diproduksi dari Malaysia. Bukan tanpa alasan ia meminum ini, Titinlismawati meyakini jus ini bisa menyembuhkan penyakitnya setelah sang ayah yang berusia 61 tahun ini sembuh dari penyakit yang ia derita setelah dua kali meminum jus kemasan itu.

Sempat khawatir dengan kandungan jus tersebut, tapi sang ayah pun memutuskan untuk berhenti mengonsumsi jus kemasan yang tidak disebutkan mereknya itu. Berbeda dengan sang anak yang rutin meminum jus tersebut selama enam bulan.

Titinlismawati sempat mengeluh tentang punggungnya yang sakit ketika makan malam, keesokan harinya, ia langsung memutuskan untuk pergi ke dokter. Sang ayah berkata “Dokter mengatakan itu flu perut, ia kemudian mengonsumsi obat yang telah dianjurkan dokter, tapi pada pukul 11 pagi setelah kembali ke rumah, ia kesulitan bernafas dan terus terengah-engah.”

Melihat kondisi tersebut, sang ayah langsung melakukan CPR kemudian membawa anaknya ke rumah sakit setempat. Setelah melakukan serangkaian pertolongan, pukul 9 malam Titinlismawati menghembuskan nafas terakhirnya.

Pihak keluarga mencurigai bahwa kematian Titinlismawati ada hubungannya dengan jus buah kemasan yang ia konsumsi. Kemudian ia pun meminta petugas menginvestigasi untuk menjalankan beberapa tes.

Setelah diinvestigasi, ternyata bahwa jus kemasan yang di beli tersebut sudah dilarang beredar sejak 2017 lalu. Hal ini dikarenakan kemasan tersebut mengandung dexamethosene, kortikosteroid kuat yang menyebabkan peningkatan glukosa darah.

Peningkatan kadar glukosa darah ini mengarah ke diabetes, tekanan darah tinggi, katarak dan juga kelainan tulang dan otot. Jus tersebut telah ditarik dari pasaran di Brunei Darussalam sejak 2018 lalu.



Powered by Jasper Roberts - Blog