Alasan Mengapa Jumat Kliwon Itu Dianggap Sebagai Hari yang Angker

Publish : 2018-10-03
Dilihat oleh : 115 org


Alasan-Mengapa-Jumat-Kliwon-Itu-Dianggap-Sebagai-Hari-yang-Angker

Alasan Mengapa Jumat Kliwon Itu Dianggap Sebagai Hari yang Angker - Hal mistis sudah tidak bisa terlepaskan lagi dari kehidupan masyarakat. Banyak yang tidak percaya, tapi banyak juga yang percaya. Salah satu kepercayaan mistis yang masih di percaya adalah Malam Jumat Kliwon.

Mengapa malam jumat kliwon ini memiliki sisi mistis dan angker? Ini telah menjadi kepercayaan turun temurun sejak jaman dulu. Tidak ada cerita kebenaran ataupun asal mula dari malam jumat kliwon.

Berikut ini alasan jumat kliwon dianggap sebagai hari yang angker

Hari yang Keramat

Masyarakat Jawa telah memiliki kepercayaan pada mitos satu ini. Tradisi puasa 40 hari masyarakat Yogyakarta yang puncak puasanya terjadi pada Jumat Kliwon itu sendiri. Selama hari itu, biasanya disediakan ebrbagai sesajen di lokasi yang dianggap sakral. Namun pada saat ini, orang orang mengambil tiga hari puasa untuk mewakili 40 itu yaitu Rabu Wage, Kamis Pon dan puncak jumat kliwon.

Selain itu, kepercayaan lainnya adalah menganggap malam jumat tersebut sebagai “malam sunnah rasul”. Tapi sebagian kepercayaan itu lebih dipercaya sebagai malam jumat yang angker. Tidak heran bila keangkeran tersebut juga berkaitan dengan jumat kliwon. Tapi masyarakat jawa sendiri memiliki pandangan berbeda mengenai kekeramatan jumat kliwon ini.

Masyarakat Jawa Tengah lebih percaya bahwa Jumat Wage adalah hari keramat. Selain jumat kliwon, masyarakat Yogyakarta juga percaya bila Selasa kliwon juga hari keramat.

Keterkaitan dengan tanggal 13

Pada masa penjajahan, keangkeran pada hari Jumat sudah dimasukkan. Pada masa penjajahan Belanda, Indonesia sudah percaya dengan hal mistis. Baik itu secara sengaja ataupun tidak sengaja. Sama seperti budaya urban di Eropa, ada kesialan ataupun hal buruk pada Friday The 13th.

Di negara-negara Eropa, hari jumat tanggal 13 banyak meninggalkan banyak luka dan kesialan. Seperti contohnya 13 September 1940 dimana masa Hitler, Nazi berhasil meledakkan lima bom dalam Buckingham Palace, Inggris.

Pada tanggal 13 Januari 1989, virus dengan nama Friday the 13th masuk kedalam sisi komputer IBM inggris dengan menghapus seluruh data di kantor-kantor besar. Sejak saat itulah, banyak masyarakat berpikiran bahwa tanggal 13 ataupun angka 13 itu sial.

Indonesia Menyerap Friday 13th jadi Jumat Kliwon

Kepercayaan tersebut dikaitkan dengan kebudayaan Jawa yang menempatkan Kliwon sebagai tanda keangkeran. Seperti contohnya film Malam Jumat Kliwon pada tahun 1986. Masyarakat Indonesia pun terpengaruh karena menyaksikan film tersebut dan percaya akan hal mistis pada Jumat Kliwon.

Selain dari mulut ke mulut, banyak juga orang yang menyebarkan pengalaman horror pada saat Jumat Kliwon. Maka dari itu tidak heran bila hal ini cepat tersebar. Jadi bagaimana dengan dirimu sendiri? Apakah percaya kalau jumat kliwon ini bener bener angker?



Powered by Jasper Roberts - Blog